by

Wartawan Harus Ada Karya

Liputan

Pacitannews-Kinerja wartawan, diharapkan lebih profesional lagi. Hal tersebut terlihat dari intensitas pemberitaan sejumlah media cetak, yang belakangan terus merosot. Kasubag Peliputan dan Penyiaran, Bagian Humas dan Protokol, Setkab Pacitan, Agus Anshori Mudzakir, mengatakan, dari 16 media cetak yang pernah dimintakan legalitas keberadaannya ke Dewan Pers, tidak ada separonya yang melaksanakan tugas-tugas jurnalistiknya secara berkesinambungan. ?Kalaupun ada, lanjut dia, mereka terkesan kurang profesional dalam mengimplementasikan karya-karya jurnalistiknya. “Misalnya saja, mereka hanya melakukan copy paste, dari media-media online. Atau menyadur, berita-berita dari media lain,” kritik Mudzakir, Kamis (29/1).

Fenomena seperti itu, lanjut dia, mayoritas terjadi pada media-media mingguan, atau penerbitan bulanan. Sebagai koordinator hubungan masyarakat di lingkup Setkab Pacitan, dia berharap agar para pewarta berita lebih inovatif lagi dalam menggali isu-isu strategis. Bagi pemkab, tandas Mudzakir, tidak akan alergi dikritik. Sepanjang kritik tersebut faktual, membangun, serta ada langkah-langkah solutif. “Kami tidak akan alergi dikritik, asalkan faktual dan ada langkah-langkah solusinya,” tegasnya, kemarin.

Selain itu, orang nomor dua di jajaran Humas dan Protokol tersebut mengingatkan, seseorang bisa diakui keprofesiannya sebagai jurnalis, sepanjang ada karya jurnalistik yang dihasilkan. “Jadi, percuma saja mengaku sebagai wartawan namun tidak pernah berkarya,” sindir dia.

Sementara itu, untuk media-media elektronik seperti halnya radio dan televisi, sejauh ini sudah berjalan sebagaimana mestinya. Isu-isu berita yang mereka suguhkan sudah upto date dan enak disimak. (yun).

Comment

News Feed