by

Jalur Pacitan-Ponorogo, Kembali Lumpuh Tertimbun material longsoran, hingga menutupi seluruh badan jalan

Jalur Pacitan-Ponorogo, Kembali Lumpuh Tertimbun material longsoran, hingga menutupi seluruh badan jalan

Pacitan – Bencana tanah longsor masih menghantui warga yang bermukim disejumlah daerah rawan bencana. Seperti halnya di Kecamatan Tegalombo dan Arjosari misalnya, musibah yang jamak terjadi saat musim penghujan itu masih terus berlangsung hingga kemarin. Akses jalan yang menghubungkan Pacitan-Ponorogo, kembali tersendat lantaran tertimbun tanah longsor, tepatnya di Dusun Banyuanget, Desa Kedungbendo, ?Kecamatan Arjosari, Jumat (25/4) kemarin. Dirangkum kabar, bongkahan batu berukuran kepala serta tanah liat bercampur ranting dan batang pohon, sempat melorot hingga ke badan jalan. Tak ayal, sejak musibah longsor yang terjadi sekira pukul 13.00 Wib, Jumat (25/4) siang kemarin, akses jalan dari dan ke Pacitan, lumpuh total. “Pas terjadi longsor, sempat macet total,” ujar Dwi Prasetyo, salah seorang pengendara yang melintas dilokasi longsoran, kemarin.

?Namun selang beberapa jam kemudian, akses jalur vital yang menghubungkan dua kabupaten itu, bisa dilewati kembali meski dengan melakukan buka-tutup jalan. Sementara warga dengan dibantu petugas kepolisian dan personil TNI, secara bergotong-royong, melakukan pembersihan badan jalan dari tumpukan tanah serta bebatuan dan ranting-ranting pepohonan yang ikut tumbang tergerus air hujan. Sementara peralatan berat yang masih bersiaga di wilayah Kecamatan Tegalombo, dipindahkan sementara ke titik longsoran, agar akses jalan bisa segera dilewati tanpa harus melakukan buka-tutup jalan. “Saat ini, peralatan berat sudah berada di lokasi longsoran,” terang Dwi pada wartawan.

Sementara itu hingga berita ini ditulis, arus lalu-lintas sudah kembali normal. Akan tetapi para pengguna jalan diimbau lebih berhati-hati dan meningkatkan kewaspadaannya saat melintas dititik-titik lokasi rawan longsor. (yun).

Comment

News Feed