by

Kios Beralih Secara “Kucing-Kucingan” Pedagang ancam lapor bupati

Kios Beralih Secara Kucing-Kucingan Pedagang ancam lapor bupati

Pacitan – Beralihnya kepemilikan sejumlah kios-kios di kawasan pasar Minulyo, secara “siluman”, diakui sulit terdata. Dinas Pendapatan, Pengelolaan Keuangan dan Aset (DPPKA) selaku liding sektor pengguna atas aset daerah tersebut, mengaku kewalahan menyikapi persoalan tersebut. Sekretaris DPPKA Kabupaten Pacitan, Wiyono, mengatakan, pihaknya sulit melakukan pendataan atas kios-kios yang secara de facto sudah beralih kepemilikan. Persoalan tersebut lebih dipengaruhi sikap tidak kooperatifnya pemilik kios. “Mereka secara sembunyi-sembunyi melakukan transaksi jual-beli ke pihak lain. Sehingga kami, tidak bisa melakukan pendataan,” terang Wiyono, Rabu (6/5).

Selain persoalan permainan “kucing-kucingan” dari pemilik kios, juga sikap arogansi sejumlah pihak. Mereka acap kali menantang petugas yang hendak melakukan penertiban. Sebagai contoh, mereka mengancam akan lapor kepala daerah kalau seandainya kios mereka disegel petugas UPT Pasar. “Silakan dikunci, nanti biar Pak Bupati yang membukanya,” kata Wiyono, menirukan ucapan sejumlah pedagang pemilik kios saat dilakukan penertiban.

Fenomena seperti itu yang membuat petugas pasar merasa bimbang dan dilematis. Satu sisi, mereka harus menerapkan aturan. Namun dilain sisi, pedagang mengancam akan lapor bupati. ?Berangkat dari persoalan tersebut, Wiyono, akan meminta koordinasi dengan SKPD lintas sektor. Seperti Satpol.PP dan Bagian Hukum. Sebab persoalan tersebut memang perlu penyikapan secara koneksitas, lintas unit satuan kerja. (yun).

Comment

News Feed