by

Pemuda Jangan Hanya Berdaya Ditanah orang

Pemuda Jangan Hanya Berdaya Ditanah orang

PacitanNews – Meski angka pengangguran di Kabupaten Pacitan, hanya menyisakan 0,87 persen, akan tetapi angka kemiskinan masih bertengger di level 17 persen lebih. Indeks tersebut, jauh diatas rata-rata kemiskinan provinsi. ?Menurut Ketua Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Laskar Pemuda Desa (laspeda), Arif Setya Budi, masih tingginya angka kemiskinan di Pacitan, salah satu penyebabnya, lantaran kurang berdayanya para generasi muda di level pemerintahan paling bawah tersebut. Pola pikir mereka, lanjut dia, masih sangat pragmatis. Obsesi penghasilan, meski hanya bekerja sebagai pembantu, buruh kasar, di tanah orang, masih menjadi semboyan mereka. Dari kondisi inilah, para pemuda dan pemudi desa, tetap saja terpuruk tak pernah bisa bangkit. “Disinilah peran Laspeda, yang akan memberikan stimulus dan semangat kebangkitan. Agar para generasi muda desa bisa lebih berdaya, serta memiliki motivasi untuk bisa membangun desa sekitarnya,” kata Arif, disela-sela kegiatan pengukuhan Laspeda, di Gedung Bhayangkara, Selasa (26/5).

Arif menegaskan, dalam kehidupan sosial, pemuda desa diharapkan mampu menjalin komunikasi lintas sektor sesuai kapasitasnya masing-masing. Dengan begitu, geliat pembangunan disegala sektor, khususnya pendidikan, kesehatan, dan infrastruktur akan lebih masif lagi. “Setelah pemuda desa mampu secara ekonomi, bidang pembangunan lainnya harus ditingkatkan. Seperti kehidupan sosial dan politik,” bebernya, kemarin.

Lebih lanjut, pegiat LSM yang dikenal vocal itu mengungkapkan, dibidang politik, pemuda desa harus mampu memiliki daya tawar dalam memengaruhi kebijakan-kebijakan strategis di desanya. Hal tersebut sangat diperlukan seiring akan dilaksanakannya kebijakan pemerintah pusat tentang pengembangan pembangunan desa melalui UU No. 6 Tahun 2014, tentang Desa. Lain itu, dalam konteks pemilihan bupati dan wakil bupati nantinya, para pemuda yang tergabung didalam Laspeda diharapkan bisa bersikap “aktif-akomodatif.” Aktif, artinya harus mendorong pemuda desa untuk berperan aktif mensukseskan pelaksanaan penyelenggaraan pemilihan bupati dan wakil bupati, baik sebagai penyelenggara maupun peserta sesuai ketentuan Peraturan Perundang-Undangan yang berlaku. “Sedangkan akomodatif, bahwa Laspeda akan mendorong pasangan calon bupati dan wakil bupati yang berkarakter, yang dicintai masyarakat desa, serta berkomitmen mensejahterakan masyarakat,” tutupnya. (yun).

Comment

News Feed