by

(Lagi) Kabupaten Sragen Jadi Percontohan Nasional

Unit Penanggulangan Kemisinan

SRAGEN – Inovasi yang dilakukan Pemkab Sragen yakni Unit Pelayanan Terpadu Penanggulangan Kemiskinan (UPTPK) semakin menarik perhatian dari berbagai pihak. Setelah pada beberapa waktu lalu mendapat penghargaan inovasi pelayanan publik dari Persatuan Bangsa-Bangsa. Kini Pemkab Sragen dilirik oleh Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional untuk dijadikan pilot project atau percontohan program sistem layanan dan rujukan terpadu untuk masyarakat sejahtera (Selaras).

Dijelaskan oleh Kepala UPTPK Kab.Sragen Suyadi,SKM, Mkes, Sragen adalah satu dari lima wilayah yang menjadi percontohan. Ditetapkannya Kab. Sragen, karena sudah memiliki UPTPK yang tugasnya khusus mengurusi warga miskin.

Ditambahkan oleh Suyadi, tugas kabupaten atau kota yang ditetapkan sebagai Kabupaten Selaras yakni mendata orang-orang miskin di tingkat desa dan kecamatan, sehingga nantinya ada satu data yang valid tentang keluarga miskin. Data yang ada adalah data online yang benar-benar berisi orang-orang miskin yang ada di setiap kecamatan.

Untuk mendukung hal tersebut, nantinya semua petugas fasilitator Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK) di tingkat kecamatan dan supervisor di tingkat eks kawedanan dan petugas yang ada di UPTPK mendapatkan tablet. Gunanya untuk memudahkan dan mendukung pekerjaan mereka dalam mengirimkan atau meninput data. Data tunggal tentang kemiskinan yang ada pada petugas TKSK itu nantinya akan direkomendasikan ke UPTPK.

Sebetulnya, selama ini UPTPK Pemkab Sragen telah memiliki data tunggal tentang kemiskinan yang ada di Sragen. Data seperti ini nantinya diharapkan punya alur yang jelas hingga ke tingkat provinsi dan pusat. Apalagi berdasarkan Undang Undang nomor 13 tahun 2011 tentang Penanganan Fakir Miskin disebutkan bila bupati atau wali kota setiap dua tahun sekali bisa melakuka verifikasi data kemiskinan di wilayahnya (Sragen/Humas)

Comment

News Feed