by

Siswa baru kini tidak takut lagi dengan MOS bahkan sebagian dari mereka merasa senang

Sekolah 5

SURAKARTA – Kebijakan dari dinas mentri Pendidikan Anies Baswedan tentang larangan dan pembatasan M0S direspon baik oleh SMK N 6 Surakarta. Benar saja di SMK N 6 Surakarta ini sudah tidak terlhat kegiatan yang bersifat fisik ataupun peserta yang mengenakan berbagai atribut yang aneh. Ini dilakukan untuk mematuhi peraturan dari pemerintah pusat tersebut. Kegiatan MOS disini sangat berbanding terbalik dengan MOS tahun-tahun yang lalu. Hal ini dilakukan agar siswa tidak keberatan atau merasa terbebani dalam M0S.
Seperti yang disampaikan ketua osis SMK N 6 Surakarta Kristina Oktaviani “MOS tahun ini jelas sangat berbeda dengan tahun-tahun yang lalu. Kegiatan-kegiatan kita buat yang kreatif dan bermanfaat untuk para siswa. Seperti di isi Materi-materi oleh guru sehingga kegiatan MOS ini bisa lebih bermanfaat. Selain itu bisa dilihat sendiri peserta didik baru disini juga tidak ada yang mengenakan atribut yang aneh-aneh. Ini juga kami lakukan atas instruksi dari dinas terkait dan kami yakin ini dapat berdampak positif”.
Selain itu yang menjadi pembeda antara M0S tahun ini dan tahun-tahun yang lalu ada juga dari struktur kepanitiaan. Kita tau bagaimana pelaksanaan kegiatan-kegiatan M0S biasanya dilakukan sepenuhnya oleh siswa utamanya senior OSIS dan guru hanya sebagai pendamping dan pengawas. Namun, tahun ini di SMK N 6 Surakarta ini Kegiatan MOS sebagian besar di pegang oleh para guru sedangkan senior hanya sebagai pendamping saja.
Tentu hal ini menjadikan siswa tidak takut lagi akan senior dan juga mereka akan merasakan serunya M0S karena kegiatan M0S sendiri benar-benar disusun oleh Guru yang dibantu pengurus 0SIS.
Muhammad muhyidin salah satu peserta misalnya dia mengaku senang dengan kegiatan M0S yang demikian “Saya senang dengan kegiatan M0S seperti sosialisasi, kerjabakti, dan yang pasti dapat banyak teman baru. Kakak senior tidak galak jadi kita tidak takut. Kita malah ingin seperti mereka yang disiplin dan tegas”.
Hal ini menjadi bukti bahwa pelaksanaan MOS di Indonesia kini sudah berubah menjadi kegiatan yang tidak harus ditakuti. Sehingga orang tua siswa pun tidak harus khawatir. Dengan adanya MOS yang seperti ini diharapkan akan terlahir sosok-sosok pemimpin bangsa yang jujur dan bertanggung jawab. #mulgaptyr (MGT)

Comment

News Feed